Friday, 15 November 2013

Tugas 1 Pengantar Telematika

Nama       :   Ermas  Setiawan
Kelas       :    4ka 22
Npm         :    12110410
 
1.    Jelaskan menurut pendapat masing-masing tentang perkembangan teknologi informasi dalam penyebarluasan informasi!
2.    Bagaimana peranan telematika dalam bidang pendidikan? Berikan contohnya!
3.    Apa manfaat dan dampak negatif dari perkembangan telematika, jelaskan!
4.    Bagaimana cara mengatasi dampak negatif dari perkembangan telematika tersebut?


1.   Perkembangan Teknologi Informasi erat kaitannya dengan penyebarluasan informasi. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana penyebarluasan informasi dimulai dari surat menyurat yang bisa memakan waktu berhari-hari, kemudian berkembang dengan adanya teknologi telepon, SMS, Email, hingga Chatting. Bahkan tidak hanya berupa percakapan saja, poster pun yang biasanya dipajang di tempat-tempat umum, kini cukup diupload melalui social media. Tidak hanya praktis, namun dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, penyebarluasan informasi juga semakin efektif dan efisien. Informasi bisa didapat oleh orang lain, berapapun jaraknya. Selain itu, biaya yang dibutuhkanpun semakin murah bahkan nol. Seseorang hanya butuh koneksi internet untuk menyebarluaskan pengumuman melalui internet. Bandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan jika ia menggunakan cara tradisional seperti membuat poster atau melalui media cetak. Selain lebih mahal, belum tentu informasi tersebut sampai ke sasaran.
Secara teknologi, menurut saya, perkembangan teknologi saat ini sudah memenuhi apa yang diharapkan. Kendala yang mungkin masih menjadi hambatan adalah infrastruktur yang masih kurang.
2.   Dalam bidang pendidikan, peranan telematika juga sangat besar. Saat ini, para siswa dan guru tidak perlu lagi bingung mencari buku ajar. Cukup dengan koneksi internet, maka buku ajar sudah bisa didownload secara gratis dalam bentuk E-Book atau Buku Elektronik. Dalam hal ini, Kementerian Pendidikan sudah menyediakannya dan bisa diunduh secara gratis. Selain hampir tanpa biaya, metode ini juga cukup efektif untuk distribusi bahan ajar ke daerah-dearah terpencil. Toh saat ini, koneksi internet sudah hampir bisa dinikmati hingga daerah terpencil.
Belum lagi untuk sektor pendidikan informal, dimana sekarang ini hampir setiap orang bisa belajar apa saja melalui internet. Kursus-kursus online, baik yang berbayar ataupun gratis, bahan ajar, ebook, artikel-artikel yang memberikan informasi berharga lainnya. Semuanya kini bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja berkat kemajuan teknologi telematika.
3.   Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ada begitu banyak manfaat yang bisa diperoleh dari perkembangan teknologi informasi, diantaranya adalah :
a.     Tidak ada jarak. Artinya dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, jarak sama sekali bukan hambatan. Seseorang yang ada di benua Amerika bisa mengobrol dengan temannya di Indonesia, dalam waktu yang bersamaan. Selain itu, dengan tiadanya jarak, waktu penerimaan informasi juga bisa sangat cepat. Bahkan ketika seseorang di Malaysia memposting gambarnya di Facebook misalnya, seorang temannya yang ada di Inggris saat itu juga telah bisa melihat gambar tersebut.
b.    Hemat biaya dan tenaga. Masih berhubungan dengan manfaat di poin a, dengan tiadanya jarak, secara otomatis akan memotong semua biaya perjalanan yang dibutuhkan. Apabila melalui kantor pos, mengirim surat dari Jakarta ke Semarang membutuhkan biaya sekitar Rp 10.000,00 untuk pos kilat dan itupun baru diterima keesokan harinya plus antri di kantor pos, maka dengan email, seseorang bisa mengirim surat tersebut gratis (asal ada koneksi internet) dan akan diterima oleh si penerima saat itu juga plus bisa dilakukan sambil minum kopi di rumah.
c.    Bisa mendapatkan informasi apa saja.  Melihat manfaat internet yang begitu hebat, membuat semua orang berlomba-lomba untuk menampilkan informasi apa saja di internet. Imbasnya, seseorang yang ingin mendapatkan informasi pun akan terbantu dengan postingan orang lain. Mulai dari teori-teori ilmiah hingga resep masakan bisa kita temukan di internet.
d.    Masih banyak manfaat lain, tapi pada intinya, manfaat perkembangan teknologi informasi yang paling mendasar adalah di poin a, memutus jarak. Dengan tidak adanya jarak, maka manfaat lain akan mengikuti.
Namun begitu, setiap penemuan baru pasti akan ada dampak buruknya. Begitupun di dalam perkembangan teknologi informasi.  Beberapa dampak negatif dari perkembangan teknologi antara lain adalah.
a.    Hilangnya kehidupan sosial bermasyarakat.  Dengan adanya telpon, SMS, dan chatting, seseorang bisa dengan mudah berkomunikasi dan bertukar informasi tanpa harus saling bertatap muka. Kemudahan ini membuat orang malas berinteraksi secara langsung.
b.    Pudarnya moral. Dengan kemudahan akses informasi, tidak hanya informasi yang bersifat positif saja yang bisa diperoleh, namun informasi negatifpun mudah didapat, seperti pornografi, kehidupan bebas, dll. Apabila tidak disertai dengan pendidikan moral yang memadai dan pengawasan yang ekstra, maka moral penggunanya akan semakin tergerus. Bahkan dalam kasus  yang ekstrim, kabarnya di Amerika, pernah ada kasus pembunuhan, dimana pelakunya terobsesi untuk memainkan game komputer di dunia nyata.
c.    Menurunnya tingkat kesehatan. Penggunaan alat-alat eletronik, secara tidak langsung akan berpengaruh pada kesehatan penggunanya. Radiasi dari layar monitor/gadget, radiasi suara dari telepon, terlalu lama duduk, malas bergerak akan menurunkan tingkat kesehatan penggunanya. Di Korea Selatan, seorang gamer meninggal dunia akibat terlalu lama bermain game.

4.  Meskipun memiliki dampak negatif yang tidak bisa dihindarkan, namun perkemangan teknologi harus tetap berjalan, karena manfaatnyapun begitu besar bagi kehidupan manusia. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi antara lain adalah :
a.     Tidak mengizinkan/membiasakan anak untuk menggunakan perangkat teknologi informasi secara bebas. Hal ini bertujuan agar anak-anak bisa berinteraksi dengan dunia nyata. Dewasa ini orang tua malah memanjakan anak-anak mereka dengan berbagai macam gadget sehingga masa kecil mereka habis hanya untuk berinteraksi dengan gadget mereka, bukan dengan teman-teman sebayanya.
b.    Membekali anak dengan pendidikan moral dan agama yang kuat, sehingga seseorang bisa dengan bijak memilih informasi mana yang berguna bagi dirinya dan mana yang bisa merusak dirinya.
c.     Selalu mengawasi seluruh kegiatan anak dan keluarga. Pengawasan disini tidak berarti mengekang. Seseorang boleh menggunakan perangkat telematika, namun tetap dalam pengawasan orang yang lebih bijak.
d.    Tetap memprioritaskan kehidupan nyata daripada kehidupan maya.
e.    Membuat terobosan teknologi yang bisa mengurangi dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi itu sendiri, seperti sistem pemblokiran, scheduling, parents monitoring, password, dan lain-lain.

TUGAS 2 PENGANTAR TELEMATIKA

1. Jelaskan tentang perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika baik yang menggunakan kabel maupun yang tanpa kabel!
2. Apa keuntungan dan kerugian:
    a. Teknologi peer-to-peer
    b. Teknologi client-server
Berikan contoh komunikasi baik yang peer to peer maupun yang client-server!
3. Jelaskan menurut pendapat masing-masing tentang perkembangan teknologi wireless yang meliputi hardware, sistem operasi dan program aplikasi yang digunakan pada perangkat wireless!

                                                                        Jawaban
1.
Perkembangan dunia telematika sekarang ini tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan dunia jaringan komputer. Sejak ditemukannya konsep Jaringan Komputer, penyebaran informasi dan hubungan telekomunikasi menjadi semakin mudah, efektif, dan efisien. Pada awalnya, teknologi jaringan komputer digunakan oleh dunia militer Amerika. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Melihat besarnya manfaat yang diperoleh dan potensi pengembangannya, selanjutnya konsep ini dikembangkan lagi hingga muncullah konsep website. Adalah  Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee dari European Laboratory for Particle Physics (CERN) yang mengusulkan untuk dibuat protokol khusus yang memungkinkan untuk pertukaran informasi antar jaringan komputer di seluruh dunia.

Sejak saat itulah, pertukaran data dan informasi menjadi semakin mudah. Melalui internet dan website, semua orang yang terkoneksi dengan internet bisa saling berkomunikasi dan menemukan segala informasi yang mereka butuhkan. Namun begitu, tetap saja ada kendalanya, yaitu bagaimana apabila seseorang tinggal di daerah yang sulit dijangkau oleh jaringan komputer (via kabel).

Seiring dengan perkembangan dunia telematika, dunia jaringan komputer juga terus berkembang dengan menghadirkan teknologi jaringan tanpa kabel atau wireless. Konsep ini sebenarnya adalah pengembangan dari teknologi wireless yang ada terlebih dahulu  seperti teknologi infrared dan bluetooth. Maka, dengan ditemukannya teknologi jaringan wireless ini, kendala daerah yang sulit dijangkau dengan kabel pun teratasi. Komunikasi dan penyebaran informasi bisa berjalan.

Kebutuhan akan informasi dan komunikasi terus berkembang. Jika jaringan komputer hanya bisa digunakan untuk bertukar data saja, sedangkan device telekomunikasi lain, telepon, hanya bisa digunakan untuk berkomunikasi melalui suara saja, maka selanjutnya muncullah konsep untuk menggabungkan dua teknologi ini ke dalam satu media, yaitu Handphone. Handphone bisa menangangi baik komunikasi melalui suara maupun data (SMS). Konsep penggabungan ini dikenal dengan Generasi 2G. Selanjutnya, konsep ini terus berkembang seiring dengan perkembangan jaringan internet dunia, menjadi 3G, yang mampu menangani pertukaran data tingkat tinggi, termasuk live video over internet. Hingga saat ini, muncullah teknologi Smartphone yang merupakan perkembangan terkini dari teknologi handphone dan internet. Dengan adanya smartphone, komunikasi dan pertukaran informasi menjadi jauh lebih mudah. Seseorang hanya perlu menggerakkan jari-jemarinya untuk berkomunikasi dengan orang lain di negara yang berbeda, atau mendapatkan informasi apa saja dan dari mana saja.


2.
a. Teknologi Peer to Peer
Keuntungan     :
- Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
- Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kerugian     :
- Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
- Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer di samping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
- Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing-masing fasilitas yang dimiliki.
- Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut. Selain juga, integrasi data menjadi sulit dilakukan.

Contoh         :
- Penggunaan teknologi bluetooth atau infrared antar komputer/device.
- Sharing file antar komputer.


b. Teknologi CLient-Server
Keuntungan     :
- Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
- Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
- Tempat penyimpanan terpusat, update dan integrasi data mudah.
- Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.

Kerugian    :
- Kelangsungan jaringan bergantung pada server, bila jaringan pada server terganggu, maka semua akan ikut terganggu.
- Biaya operasional relatif lebih mahal.
- Memerlukan sebuah komputer yang memiliki kemampuan yang sangat baik yang akan dijadikan sebagai Server.

Contoh        :
- Internet (Server adalah layanan seperti Web Server, Mail Server, FTP Server, dll. Sedangkan Clientnya adalah semua pengguna internet.
- Jaringan perbankan, komunikasi antara komputer Server di Pusat dan client di Cabang dan pengguna.


3. Perkembangan Dunia Wireless.
a.     Hardware
       Teknologi wireless pada dasarnya adalah teknologi yang berkaitan dengan hardware, karena wireless adalah sarana pengganti wired. Perkembangan teknologi wireless dibedakan berdasar speed/kecepatan transfer data, seperti berikut ini :
-      802.11
802.11 hanya mendukung kecepatan bandwidth jaringan maksimum 2 Mbps yang terlalu lambat untuk sebagian besar aplikasi. Untuk alasan ini, dengan itu produk 802.11 jenis ini tidak lagi diproduksi.

-      802.11a
Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps dan bekerja pada frekuensi 5 GHz. Karena 802.11a dan 802.11b menggunakan frekuensi yang berbeda, kedua teknologi tidak kompatibel satu sama lain. Kelebihan dari 802.11a adalah kecepatan maksimum atau terbilang cepat, frekuensi yang diatur untuk mencegah interferensi sinyal dari perangkat lain.
Sedangkan kekurangannya meliputi harga mahal; jangkauan sinyal lebih pendek dan lebih mudah terhambat.

-       802.11b
802.11b menggunakan frekuensi radio di 2,4 GHz sebagai standar 802.11 yang asli dan mempunyai  maksimum data transfer rate 11 Mbps. Vendor sering lebih suka menggunakan frekuensi ini untuk menurunkan biaya produksi mereka. Kelebihan 802.11b : harga murah; jangkauan sinyal yang baik dan tidak mudah terhalang. Kekurangan 802.11.b : kecepatan maksimum paling lambat

-      802.11g
Di tahun 2002 dan 2003, Produk wireless sudah mulai support standar wireless 802.11g.  Standar wireless network dengan maksimum data transfer rate 54 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHz.  802.11g menggabungkan teknologi 802.11a dan 802.11b, 802.11g kompatibel dengan 802.11b, yang berarti jalur akses 802.11g bekerja dengan perangkat jaringan nirkabel 802.11b dan sebaliknya. Kelebihan 802.11.g : kecepatan maksimum atau terbilang cepat, frekuensi yang diatur untuk mencegah interferensi sinyal dari perangkat lain. Kekurangan 802.11.g : harga lebih mahal dari perangkat wireless 802.11b.

-       802.11n
Standar IEEE terbaru dalam kategori Wi-Fi adalah 802.11n. Ini dirancang untuk memperbaiki 802.11g dalam meningkatkan kecepatan bandwidth yang didukung dengan memanfaatkan beberapa sinyal nirkabel dan antena (disebut teknologi MIMO). Ketika standar ini selesai, koneksi 802.11n mendukung kecepatan data lebih dari 100 Mbps. 802.11n juga menawarkan jangkauan yang lebih baik karena intensitas sinyal yang meningkat. Kelebihan 802.11n : kecepatan tercepat dan jangkauan sinyal terbaik, lebih tahan terhadap gangguan sinyal dari perangkat lain. Kekurangan 802.11n : Harga lebih mahal, 802.11n menggunakan beberapa sinyal yang mungkin mengganggu 802.11b terdekat / jaringan berbasis g.


b.     Sistem Operasi
   Teknologi wireless adalah teknologi hardware pengganti kabel, sehingga sebenarnya tidak masalah sofware/sistem operasi apa yang digunakan, asalkan bisa berkomunikasi dengan jaringan kabel, maka seharusnya komputer juga akan bisa berkomunikasi dengan menggunakan jaringan wireless. Akant tetapi mungkin perlu ada penambahan driver atau service yang berfungsi untuk komunikasi antar sistem operasi dan hardware saja.


c.     Aplikasi
       Agak berbeda dengan sistem operasi, perkembangan teknologi wireless yang memungkinkan user untuk menggunakan device nya dimana saja, memberikan dampak sosial dan psikologis kepada si user, sehingga aplikasi harus mengikuti kemauan dari user. Misalnya, dengan semakin maraknya penggunaan smartphone saat ini, maka aplikasi-aplikasi yang adapun harus mengikuti karakteristik smartphone, terutama dalam hal tampilan. Tidak mungkin aplikasi smarphone disamakan dengan aplikasi komputer dekstop, dikarenakan perbedaan hardware dan fungsi.